Metode
Couter
Metode ini sempat booming beberapa waktu lalu, dan kerap disebut sebagai metode sunat laser. Penamaan ini sebenarnya kurang tepat karena sama sekali tidak menggunakan laser, yang diasumsikan sebagai sinar berwarna merah dalam film-film sci-fi .
Padahal, pada praktiknya, sunat laser memakai alat cauter untuk memotong kulit penis. Alat itu berbentuk seperti pistol dengan dua buah lempeng kawat di ujungnya yang saling berhubungan. Jika dialiri listrik, ujung logam akan panas dan memerah. Nah, elemen yang memerah itulah yang digunakan untuk memotong kulit penis.
Alat cauter akan memotong kulit tanpa berdarah, karena bersifat panas dan langsung membekukan darah di kulit tersebut. Cara ini tergolong aman, selama cauter tidak mengenai kepala penis. Itu sebabnya, sunat ini harus dilakukan oleh dokter yang sudah berpengalaman melakukan.
Banyak yang berpikir bahwa sunat laser tidak memerlukan jahitan. Padahal, tidak demikian. Sunat dengan electro cauter tetap membutuhkan jahitan untuk merapikan hasil sunat. Dengan dijahit, luka sunat juga akan lebih cepat sembuh. Kesimpulannya, metode sunat ini sebenarnya serupa dengan sunat konvensional. hanya berbeda di penggunaan alatnya saja.
KELEBIHAN:
1. Risiko perdarahan minimal karena menggunakan elemen yang dipanaskan.
2. Cocok untuk anak di bawah usia 3 tahun yang pembuluh darahnya sangat kecil.
3. Waktu penyembuhan relatif lebih cepat dibandingkan metode konvensional.
4. Waktu pengerjaan lebih cepat dibandingkan metode konvensional.
KEKURANGAN:
1. Menimbulkan bau yang menyengat, seperti daging terbakar, serta dapat menyebabkan luka bakar.
2. Prosedur harus dilakukan oleh dokter ahli karena jika tidak dilakukan dengan benar, kulit penis dikhawatirkan dapat menutup kembali.
3. Pada anak yang sudah lebih besar, dokter biasanya menyarankan bius total.